Tag Archives: khasiat

Kumpulan Testimoni/Kesaksian Konsumsi Mama Soya

Testimoni ini kami kumpulkan dari berbagai sumber seperti SMS, Facebook, forum-forum, milis-milis, dll. Kesaksian yang para konsumen tuliskan ini adalah asli dan spontanitas tanpa direkayasa, tanpa diminta, tanpa kami/produsen yang meng-klaim. Para konsumen sendiri yang menyatakan dan merekomendasikan Mama Soya untuk melengkapi nutrisi ibu hamil dan ibu menyusui dan melancarkan serta meningkatkan kualitas dan kuantitas ASI. Ini hanya baru sebagian kecil saja yang berhasil kami kumpulkan dan tampilkan disini. Sebelum ini juga pernah kami tampilkan cerita pengalaman konsumen Mama Soya, baca di: http://www.soyaherba.com/category/testimoni. Anda termasuk yang sudah merasakan khasiat luar biasa Mama Soya juga? Yuk berbagi pengalaman di sini… (silahkan tulis di form komentar bagian paling bawah..).

TESTIMONI….: Continue reading

Produk INSTANT SOYA (Sari Kedelai Bubuk Plus Madu dan Royal Jelly)


Produk : Instant Soya
Harga : Rp.25.000,-
Netto : 200 gr.
Produsen : Soya Herba Nusantara

DINKES P-IRT NO. 615351519016A

Instant Soya
adalah Minuman sari kedelai instant dibuat dari kedelai pilihan yang berkualitas dengan teknologi yang canggih dan higienis. Praktis, mudah larut tanpa ampas, tekstur lembut tidak bikin seret. Aroma harum dan tidak langu, rasanya khas, enak dan lezat. Mengandung protein nabati, isoflavon, asam amino esensial, bermacam vitamin dan mineral.

Instant Soya adalah Continue reading

Manfaat Susu Kedelai untuk Ibu Hamil

Susu kedelai mengandung beberapa nutrisi yang sangat baik bagi ibu hamil. Bagi ibu hamil yang alergi terhadap lactosa (kondisi lactosaintolerant), susu kedelai dapat menjadi alternatif untuk pemenuhan nutrisi selama masa kehamilan.

http://www.soyaherba.com/wp-content/uploads/susu-kedelai-soya-herba.png

Berikut ini beberapa manfaat susu kedelai untuk ibu hamil : Continue reading

Khasiat dan Manfaat Daun Katuk

Daun katuk atau nama ilmiahnya Sauropus adrogynus (L) Merr, merupakan anggota dari familia Euphorbiaceae. Sebutan lain untuk daun katuk adalah memata (Melayu), simani (Minangkabau), kebing dan katukan (Jawa), serta kerakur (Madura).
Tanaman katuk tumbuh subur di Indonesia pada ketinggian 0 – 2.100 m dpl. Tanaman ini berupa perdu, yang tingginya mencapai 2-3 m. Cabang-cabang agak lunak, daun tersusun selang-seling pada satu tangkai, berbentuk lonjong sampai bundar dengan panjang 2,5 cm, dan lebar 1,25-3 cm. Buah berbetuk bulat di cabang-cabang dibawah daun.
Terdapat dua jenis tanaman katuk, yakni katuk merah dan katuk hijau. Katuk merah masih banyak dijumpai di hutan. Sebagian pehobi tanaman hias mencoba menanam karena tertarik pada warna daunnya yang hijau kemerah-merahan. Katuk hijau banyak digunakan untuk keperluan konsumsi, yaitu sebagai sayuran dan obat-obatan.
Di Indonesia daun katuk sudah terkenal dikalangan ibu-ibu terutama untuk melancarkan air susu ibu (ASI), serta sebagai obat borok, bisul, demam, dan darah kotor. Selain memperlancar dan meningkatkan produksi ASI, daun katuk yang populer sebagai sayur ini bisa juga membangkitkan vitalitas seks, mencegah osteoporosis, dan mengobati macam-macam penyakit.
Saat ini, daun katuk sudah diproduksi sebagai sediaan fitofarmaka yang berkhasiat untuk melancarkan ASI. Pada tahun 2000, telah terdapat sepuluh pelancar ASI yang mengandung daun katuk, beredar di Indonesia. Bahkan ekstrak daun katuk telah digunakan sebagai bahan tambahan pada produk makanan yang diperuntukkan bagi ibu menyusui, di antaranya adalah produk susu kedelai Mama Soya yang diperkaya ekstrak daun katuk. Pengembangan riset mengenai daun katuk terus dilakukan, terutama untuk menghilangkan efek negatif yang mungkin timbul, daun katuk disarankan untuk dikonsumsi matang setelah direbus atau ditumis, atau sediaan herbal dalam bentuk ekstrak. Continue reading

10 Manfaat Hebat Susu Kedelai

Di antara cara nikmat untuk sehat yaitu dengan minuman susu kedelai. Dari berbagai literatur dan penelitian dapat disimpulkan setidaknya ada 10 manfaat luar biasa dibalik kenikmatan susu kedelai:

1. Mengatasi Intolerensi Laktosa.
Air Susu Ibu (ASI) merupakan minuman sekaligus makanan terbaik dan alami untuk bayi.Yang paling bersih, bergizi, dan murah. Namun, karena berbagai kendala atau alas an, tidak sedikit kaum ibu yang coba menggantikan ASI dengan susu sapi. Padahal, pada kenyataannya banyak anak, terutama balita yang allergi terhadap susu sapi. Responnya bisa berupa mual, muntah, diare, dan gejala sakit perut lainnya. Ini pertanda system pencernaan tidak mampu mencerna dan menyerap laktosa (lemak susu) dengan baik. Kondisi demikian dikenal dengan istilah Intoleransi Laktosa, yang disebabkan terbatasnya enzyme laktase dalam tubuh- yang berfungsi memecah laktosa menjadi glukosa dan galaktosa (monosakarida) agar lebih mudah dicerna usus.
Sebagai alternatif, susu kedelai dapat dijadikan pengganti susu sapi dan minuman pendamping ASI bagi balita. Salah satu kelebihan susu kedelai dibandingkan dengan susu sapi adalah, tidak adanya laktosa susu . Karena itu, anak yang allergi terhadap susu sapi sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi susu kedelai; demikian juga untuk orang dewasa yang alergi terhadap susu sapi. Khusus untuk balita, susu kedelai sebaiknya diberikan setelah anak berumur diatas satu tahun. Porsinya cukup 250 500 ml. atau 1 – 2 gelas perhari. Dua gelas susu kedelai mampu men-suplai 30 % kebutuhan protein perhari bagi balita. Susu kedelai dapat diberikan setelah atau sebelum makan, tergantung kebiasaan dan selera anak. Continue reading